Yuk, Bikin Puding Karamel Fancy ala Kafe dari Roti Tawar, Cocok untuk Sajian Buka Puasa


Jangan buang roti tawar yang masih tersisa walaupun sudah agak mengeras. Olah jadi puding karamel yang yummy dan pasti cocok dihidangkan sebagai sajian buka puasa. | Foto: Pixabay

Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, sayang banget kalau ada makanan yang terbuang sia-sia. Kesannya seperti membuang rezeki dan kurang bersyukur.

Misalnya, jika ada stok roti tawar yang mulai agak mengeras namun belum sampai kadaluwarsa. Jangan biarkan roti tawar itu jadi basi dan jangan buru-buru dibuang!

BACA JUGA: Banyak yang Berhasil Saking Gampang Dibuatnya, Bolu Ketan Hitam Isi Keju Lumer Memang Kebangetan Enaknya!

Dengan sedikit sihir di dapur, roti tawar yang mulai mengeras ini bisa kita manfaatkan dan kita sulap menjadi hidangan buka puasa yang fancy, elegan, dan rasanya tidak kalah dengan puding mahal yang dijual di kafe-kafe. Namanya, Puding Karamel Roti Tawar.

Teksturnya yang lembut, dengan lapisan karamel yang legit, dipadukan dengan fla susu yang creamy, dijamin jadi menu buka puasa yang bikin siapapun tidak menyangka kalau puding ini sebenarnya dibuat dari roti sisa!

Yuk, simak resepnya. Dijamin anti gagal dan bahannya juga mudah diperoleh, bahkan biasanya malah sudah tersedia di dapur rumah.

Detail Resep
  • Porsi: 4-6 orang (loyang ukuran 18×18 atau pinggan tahan panas)
  • Waktu Persiapan: 15 menit
  • Waktu Memasak: 30-35 menit (mengukus)
  • Tingkat Kesulitan: Mudah
Bahan-Bahan yang Diperlukan
A. Bahan Utama:
  • 5-6 lembar roti tawar (semakin keras semakin baik, karena akan menyerap susu lebih banyak)
  • 2 butir telur
  • 500 ml susu cair full cream (bisa pakai susu UHT)
  • 100 gram gula pasir (untuk adonan puding)
  • 1 sachet SKM (susu kental manis) putih
  • 1 sdt vanili bubuk atau pasta vanila
  • 50 gram mentega, lelehkan (optional, untuk rasa lebih gurih)
  • 2 sdm kismis atau keju parut untuk topping (optional)
B. Bahan Saus Karamel:
  • 150 gram gula pasir (sekitar 10-12 sdm)
  • 100 ml air panas
Alat yang Dibutuhkan
  • Loyang/pinggan tahan panas/aluminium foil tray
  • Panci kukusan (kalau tidak punya, bisa pakai teflon besar dan tutup)
  • Mixer/whisk (pengocok manual)
  • Panci kecil untuk membuat karamel
  • Saringan (optional, untuk hasil lebih halus)
Langkah-Langkah Membuat
TAHAP 1: MEMBUAT SAUS KARAMEL

1. Panaskan Gula: Siapkan panci kecil dengan api kecil-sedang. Masukkan 150 gram gula pasir. Diamkan! Jangan diaduk dulu, biarkan gula meleleh sendiri dari pinggir ke tengah.

2. Aduk Perlahan: Setelah gula meleleh sempurna dan berwarna kuning kecoklatan seperti madu (hati-hati jangan sampai hitam, nanti pahit), baru aduk perlahan.

3. Tuang Air Panas: Dengan hati-hati (karena akan menyembur), tuangkan air panas sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Akan ada gumpalan keras, tapi tenang, terus aduk dengan api kecil hingga gumpalan larut kembali dan saus mengental.

4. Tuang ke Loyang: Matikan api. Segera tuang saus karamel ke dasar loyang sambil sedikit dimiring-miringkan agar merata. Sisihkan dan biarkan mengeras.

TAHAP 2: MENYIAPKAN ADONAN PUDING

1. Sobek Roti: Sobek-sobek kasar roti tawar. Masukkan ke dalam mangkuk besar.

2. Siram dengan Susu: Tuangkan susu cair UHT ke atas roti. Remas-remas roti dengan tangan hingga hancur dan menyatu dengan susu. Biarkan terendam selama 5-10 menit agar roti benar-benar lunak.

3. Campur Telur dan Gula: Di wadah terpisah, kocok lepas 2 butir telur, 100 gram gula pasir, SKM, dan vanili. Kocok hingga gula larut.

4. Gabungkan: Tuang campuran telur ke dalam adonan roti-susu yang sudah lunak. Aduk rata.

5. Tambahkan Mentega Leleh: Jika pakai, masukkan mentega leleh. Aduk kembali hingga semua tercampur sempurna.

6. Saring (Opsional): Untuk hasil yang lebih lembut dan halus, Anda bisa menyaring adonan ini ke wadah lain. Namun jika suka tekstur yang masih terasa roti, lewati langkah ini.

TAHAP 3: MENGUKUS (PROSES MEMASAK)

1. Panaskan Kukusan: Panaskan panci kukusan dengan api sedang. Pastikan airnya cukup banyak dan tutup panci dilapisi kain bersih agar uap air tidak menetes ke puding (bikin puding jadi bongsor).

2. Tuang ke Loyang: Keluarkan loyang yang sudah berisi lapisan karamel. Tuang perlahan adonan puding roti ke atasnya. Ratakan.

3. Kukus: Masukkan loyang ke dalam kukusan. Kukus selama 30-35 menit. Tes kematangan dengan menusukkan tusuk gigi ke tengah puding. Jika tusuk gigi itu tetap bersih setelah dikeluarkan, berarti sudah matang.

4. Dinginkan: Setelah matang, angkat dan biarkan puding dingin pada suhu ruang. Setelah dingin, masukkan ke kulkas minimal 2-3 jam (lebih baik semalaman). Ini penting agar puding set sempurna dan mudah dipotong.

TAHAP 4: PENYAJIAN ALA KAFE

1. Keluarkan dari Loyang: Keluarkan puding dari kulkas. Pisahkan pinggiran puding dari loyang dengan pisau.

2. Sajikan Terbalik: Letakkan piring lebar di atas loyang, lalu balikkan dengan mantap. Taraaa! Saus karamel yang semula di dasar kini berada di atas, mengalir indah membasahi puding.

3. Hias (Opsional): Anda bisa menambahkan topping sesuai selera. Potongan stroberi, daun mint, atau sekadar taburan almond panggang.

4. Potong dan Nikmati: Potong sesuai selera. Rasanya legit, lembut, dan creamy!

Tips & Trik Anti Gagal

– Untuk yang Tidak Punya Kukusan: Bisa pakai teflon besar. Letakkan loyang di dalam teflon, isi teflon dengan air setinggi 1-2 cm, lalu tutup teflon rapat-rapat. Masak dengan api kecil.

– Untuk yang Tidak Suka Manis Berlebih: Kurangi gula pasir di adonan puding menjadi 75 gram, karena karamel dan SKM sudah manis.

– Roti Gandum: Bisa pakai roti gandum untuk versi yang lebih sehat, rasanya tetap enak!

– Varian Rasa: Tambahkan 2 sdm coklat bubuk ke adonan untuk jadi puding roti coklat, atau taburkan keju parut di tengah adonan sebelum dikukus untuk sensasi gurih.

BACA JUGA: Risoles Matcha Cheese Makin Viral! Takjil Anti-Mainstream yang Bikin Buka Puasa Makin Spesial

Jadi, mulai sekarang jangan buru-buru buang roti tawar keras di dapur Anda. Dengan resep sederhana ini, Anda bisa menghemat uang, mengurangi sampah makanan, dan tetap bisa menyajikan hidangan istimewa untuk keluarga.

Selamat mencoba. Semoga puasa Anda makin bermakna dengan hidangan buatan sendiri!